Kenapa petani Indonesia tidak sejahtera padahal harga cabai sangatlah mahal? Menurut data Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 2013, hampir separuh dari total 28,7 juta penduduk miskin Indonesia atau 13 juta orang adalah petani. Artinya, petani sebagai penghuni terbesar negeri ini justru berada di tingkat terbawah nilai kesejahteraannya. Negeri agraris yang katanya ‘gemah ripah loh jinawi’ ternyata tidak mampu memberi kesejahteraan pada para petani, yang sudah memberi pangan pada sebagian besar rakyatnya. Data BPS juga menunjukkan kemiskinan para petani cenderung masuk kategori ‘berat’. Hal ini tampak dari indikator Nilai Tukar Petani (NTP) yang tidak sebanding dengan kenaikan indeks harga. Data BPS menunjukan awal tahun 2013 terjadi penurunan NTP sebesar 0,45 persen. Walaupun indeks harga yang diterima petani mengalami peningkatan, tetapi peningkatan index harga yang dibayar petani jauh lebih besar. Artinya peningkatan h...
Comments
Post a Comment